
Sebel gak sich kalo komputer kita terjangkit virus??? Belum selesai menghadapi virus-virus lokal yang ada, varian virus Conficker menjadi momok sudah menjadi ancaman baru bagi pengguna komputer. Virus ini mampu membuat akses pada website security dan update antivirus menjadi tertutup, membuat scheduled task sendiri dan menjadi mudah berkembang serta membuat jaringan menjadi lambat. Bahkan virus ini juga menyerang Windows Vista dan Windows 2008.
Menghapus Virus Conficker, Virus Kido atau Virus Downadup memang agak sulit dikarenakan kompleksnya jurus virus ini. Bagi yang pernah terserang virus ini pasti sudah hafal akibat dan tanda-tanda dari virus ini. Tetapi bagi yang belum disinggahi Virus Conficker, Virus Kido atau Virus Downadup, Vaksin.com memberikan tanda-tanda atau gejala akibat terjangkiti virus ini :
* Username Login di Active Directory (AD) Windows terkunci berulang-ulang. Jadi meskipun sudah terkunci (lock) dan dibuka oleh Admin, tetapi terkunci lagi.
* Komputer mendapatkan pesan error Generic Host Process.
* Komputer tidak bisa mengakses situs-situs tertentu seperti www.microsoft.com, www.symantec.com, www.norman.com, www.clamav.com, www.grisoft.com, www.avast.com dan www.eset.com dengan pesan “Address not Found” tetapi jika situs-situs tersebut di akses dari alamat IPnya akan bisa diakses. Dan situs-situs lain tidak ada gangguan berarti.
* Update definisi antivirus terganggu karena akses ke situs antivirus diblok.
* Banyak aplikasi tidak berfungsi dengan baik. Khususnya aplikasi yang memanfaatkan jaringan dan menggunakan port 1024 s/d port 10.000
Jika komputer anda mengalami gejala seperti di atas, maka waspadalah, waspadalah!!!! komputer anda telah terinfeksi wal terjangkiti Virus Conficker, Virus Kido atau Virus Downadup.
Tak semua antivirus dapat mendeteksinya dan belum satupun antivirus dapat membasmi dan mematahkan kekuatannya. Apa yang dapat Anda lakukan jika komputer Anda terjangkit virus tersebut? Simak tips dan trik pembasmian virus dari vaksinis Vaksin.com, Adi Saputra.
1. Scan PC yang terinfeksi dengan menggunakan tools Network Monitor, seperti Wireshark, Ethersal, atau Maa Tech Security. Dengan tools ini kita bisa melihat biang dari penularan virus ini.
2. Kemudian, scan PC yang vulnerable dengan tools analysis security seperti LanGuard Security Scanner, Microsoft Baseline Security Analyzer, dan Nessus untuk mengetahui komputer vulnerable.
3. Lalu putuskan koneksi komputer dari jaringan lokal maupun internet.
4. Matikan proses virus yang aktif pada services dan mendompleng “svchost.exe” dengan menggunakan Norman atau Unlocker untuk membersihkan virus.
5. Hapus string services yang mendompleng pada svchost.exe dengan menggunakan Registry Cleaner seperti Gmer untuk menghapus file virus ini.
6. Hapus pula string registry yang dibuat oleh virus.
7. Hapus string virus yang aktif pada start-up menggunakan ms-config.
8. Kemudian, bersihkan folder Temporary Internet dengan menggunakan tools cleaner, seperti Norman Malware Cleaner dan Unlocker.
Untuk menghapus secara manual, Anda bisa mengunjungi link ini.
Atau mendownload PCMAV Express for Conficker.
Cara penggunaannya :
* Pastikan user Anda memiliki hak setara Administrator.
* Non-aktifkan antivirus yang terinstall agar tidak mengganggu PCMAV Express.
* Pastikan sebelumnya bahwa komputer Anda *tidak* terkoneksi ke jaringan atau internet selama proses scan.
* Setelah selesai, sangat disarankan untuk melakukan restart dan scan ulang (jika perlu).
* Setelah virus berhasil dituntaskan, segera update/patch Windows Anda. PCMAV Express ini pun dapat mendeteksi apabila komputer Anda belum di patch.
* Pastikan seluruh PC yang telah terhubung di dalam jaringan juga telah bebas Conficker, sebelum PC Anda kembali terkoneksi ke jaringan.
* Pastikan password hak Administrator di PC Anda tidak mudah ditebak, karena Conficker memiliki kemampuan menyusup dengan melakukan “tebakan” terhadap password Administrator dengan kosakata umum yang ada dalam kamusnya. Gantilah password Anda dengan gabungan alphabet dan numerik agar tidak mudah ditebak.
* Jika langkah 3-7 di atas tidak Anda ikuti dengan baik, maka besar kemungkinan Conficker dapat menyerang kembali, sebagus apapun antivirus yang Anda gunakan.
Mudah mudahan dalam waktu dekat ini para pengembang anti virus dapat menemukan cara untuk menangkal dan membasmi Virus conficker
Sumber :
- Vaksin.com dan virusindonesia.com






















